Tur dan Konser

d&b GSL membawa sukses untuk Green Day di stadion Estadio Velez, Buenos Aires.

1/3
2/3
3/3

Pada tahun 2017, band punk rock Green Day dari Amerika melakukan tur selama satu tahun ke Australia, Eropa, Kanada, AS dan Amerika Serikat. Ketika band itu tiba di stadion Estadio Velez di Argentina pada bulan November, baik penonton, kru maupun band itu sendiri mengalami sebuah penampilan perdana di bidang audio. Sistem PA di sini rupanya d&b SL-Series, GSL System, anggota terbaru keluarga PA format besar d&b yang tengah menjalani debut di Amerika Selatan. BALS Buenos Aires Live Shows, salah satu perusahaan rental terbesar di Argentina, adalah pemasok setempat untuk peralatan tata suara dan tata cahaya. GSL System mereka tiba hanya seminggu sebelum Pertunjukan Green Day – dan hasilnya sungguh luar biasa.

Estadio Velez di Buenos Aires merupakan stadion olahraga berkapasitas empat puluh lima ribu penonton, dan sekarang telah mapan sebagai tempat penyelenggaraan acara dan tur tingkat global. Kru tata suara BALS amat bersemangat untuk menggunakan sistem yang baru itu. GSL berada di puncak keluarga d&b line array dan menampilkan inovasi tenaga serta kinerja yang menempatkannya di atas d&b J-Series yang ikonis.

Ketika kru audio Green Day tiba di stadion – di bawah pimpinan Kevin Lemoine, yang telah lama menjadi FOH engineer mereka, dan Clark Thomas, sang System Tech – mereka penuh antisipasi. Sebagai pengguna lama J-Series dan fans sejati d&b, seluruh kru telah menanti-nanti kesempatan untuk menggunakan GSL. Mereka tidak dikecewakan.

“Ini ekspresi live mixing terbaik yang pernah saya temui,” Lemoine berkomentar. “Sekarang saya ingin menggunakan mikrofon berbeda-beda sebagai sumber karena saya benar-benar bisa mendengar nuansa masing-masing... semoga angan-angan memakai GSL setiap hari secepatnya terwujud... saya sudah tidak sabar untuk mendengarnya lagi.”

Untuk Estadio Velez yang berkapasitas 49.540 orang digunakan sistem dengan empat belas GSL8 dan dua GSL12 per sisi sebagai main array, ditambah enam belas J8 sebagai out fill. Susunan ini didukung oleh delapan GSL-SUB dan delapan front fill V7P – semuanya dengan amplifier D80 yang menggunakan ArrayProcessing.

Modul-modul line array GSL8 dan GSL12 itu unik dalam hal kontrol direktivitas yang terpelihara tanpa putus pada seluruh lebar-pita, mulai dari 45 Hz hingga melampaui 18 kHz. Ini disandingkan dengan headroom frekuensi rendah yang tanpa saingan dan resolusi frekuensi menengah dan tinggi yang luar biasa. Semuanya dilengkapi dengan subwoofer kardioid SL-SUB dan SL GSUB.

Setelah mendengar PA yang terpasang di Estadio Velez, reaksi para audio engineer BALS prapertunjukan adalah campuran antara takjub dan tidak percaya. Mereka mencatat liputan yang merata di lapangan, di tribune bawah, dan di tribune seberang, serta tidak adanya gemuruh low end di belakang PA. Dan itu belum memakai sub.

Seusai konser, Kevin berkomentar, “Benar-benar dahsyat betapa melimpah emosi murni dan bersih yang terpancar dari kotak ini. Belum pernah saya alami daya kontrol dan penanganan sehebat ini dari sebuah sistem tata suara. Setiap EQ sweep sekecil apa pun, setiap fader push sehalus apa pun, setiap effect coloration selembut apa pun – semuanya terdengar benar-benar akurat, dan sebagaimana dimaksudkan dengan GSL. “

Dari sudut pandang system tech, Clark Thomas merasa senang dengan kinerja GSL karena sejumlah alasan. Dalam peralihan dari GSL sebagai mains ke J-Series sebagai side hangs, ia mendapati transisinya menyenangkan dan mulus. Ia menambahkan, "GSL adalah PA paling ramah yang pernah saya gunakan. Ini benar-benar sebuah sistem full range dan high fidelity. Jangkauannya cukup jauh dengan keseimbangan tonal tetap terjaga, dan saya kira sistem ini akan cocok sekali untuk gaya dan konten apa pun.”

Berdasarkan standar masa kini, Green Day termasuk formasi sederhana dengan tiga penampil utama dan sejumlah musisi tamu, yang hanya memerlukan dua puluh dua channel di meja FOH. “Kekurangan” band ini dalam hal jumlah channel diimbangi oleh Kevin melalui mainannya, karena ia hampir sepenuhnya bekerja secara analog dan menggunakan koleksi pilihan outboard gear yang unik. Hasil sonik di stadion Estadio Velez di hadapan tiga puluh tujuh ribu penonton, yang telah memborong habis seluruh tiket, dikendalikan secara piawai oleh tangan Kevin yang terampil. Green Day memiliki sound yang penuh nada tinggi dan rendah yang dinamis. Ini bukan masalah bagi GSL, yang menangani aliran hits berbasis gitar selama dua setengah jam tanpa kesulitan sedikit pun. 

d&B GSL system yang baru adalah sistem PA terbaik di seluruh planet. “Benar-benar mengejutkan betapa banyak emosi murni dan bersih yang bisa terpancar dari kotak ini. Belum pernah saya alami daya kontrol dan penanganan sehebat ini dari sebuah sistem tata suara.Kevin Lemoine, Green Day FoH Engineer